Live For Music [Anggara]

Sudah terlalu lama aku tidak lagi merasakan kesenangan dalam mendengarkan dan juga menciptakan lagu sama halnya seperti ketika aku membaca dan menulis Pada Masanya Dulu.
Gak bisa dilukiskan lagi betapa merasa bersalahnya aku atas hal-hal tersebut.
Contohnya, sewaktu kita bersiap di belakang panggung dan lampu-lampu mulai dipadamkan dan penonton mulai berteriak histeris atau ngantri studio sekedar untuk ngerental sejam 2 jam ,
hal itu tidak mempengaruhiku, Layaknya John Lennon, yang tampaknya menyukai, menikmati cinta dan pemujaan penonton. Sesuatu yang membuatku benar-benar kagum dan iri.

Tapi, aku hanya seorang narsis yang hanya menghargai sesuatu jika sesuatu itu sudah tidak ada lagi.


Tapi aku sudah mulai membenci semua orang sejak aku berumur 14 Tahun. Hanya karena mereka terlihat begitu mudah bergaul, dan berempati, empati ! Kupikir itu disebabkan karena cinta dan perasaanku yang terlalu besar pada orang-orang. Dari dasar perut mualku yang serasa terbakar, aku ucapkan terimakasih atas surat dan perhatian kalian selama ini.
Kehidupan ini menyebalkan, tapi dengan jalannya yang indah
Aku hanyalah seorang anak yang angin-anginan dan plin plan!
Sudah tidak ada semangat yang tersisa dalam diriku.

Mendingan dibenci dan jadi diri sendiri, daripada disukain karena jadi orang lain....
SetauKu Mencoba menjadi orang lain menandakan bahwa lu orang yang ga berguna
,,,,,

Jadi ingatlah, lebih baik terbakar habis daripada memudar dan Teman Sebenarnya
Musuh  yang dikenal Baik..

Peace
===Iyoeth Anggara=======

0 comments:

Poskan Komentar